Home
PT.JIAEC
Kantor Perwakilan YOGYAKARTA
Jl. Kaliurang  Km 12 Yogyakarta
email : yogya@yog.jiaec.co.id


PT. JIAEC
Kantor Perwakilan SURABAYA
Dukuh Kupang XXXI No 38-40
Surabaya 60225

Telp. (031) 563 1025

Telp/Fax.  (031) 563 1026
Email : jiaec.surabaya@sby.jiaec.co.id

 



PENGUMUMAN
 
 
SELEKSI REGULER 4 AGUSTUS 2014 DI PINDAH MENJADI 1 SEPTEMBER  2014


Motto : We Build Our Future



PT. JIAEC
Kantor Pusat  JAKARTA
Ruko Tanjung Mas Raya
Jl. Merpati Mas Blok B-1 No.25
Tanjung Barat – Jakarta Selatan 12530

Telp. : (62-21) 78835566 - 7883 5577
Fax : (62-21) 7883 5588
Email : dokjkt@jkt.jiaec.co.id


Friday, 30 January 2015

Who's Online

Saat ini ada 2 pengunjung yang online
SEDIKITNYA 200 ALUMNI SMK NEGERI 1 KOTA SUKABUMI DI JEPANG SELAMAT
Monday, 14 March 2011
Sedikitnya 200 alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Sukabumi, yang sedang magang di berbagai industri di Jepang Selatan, selamat dari bencana gempa bumi dan tsunami. Seperi diberitakan berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik, bahwa Negeri Sakura tersebut, dilanda bencana alam gempa bumi, tepatnya pada hari Jumat, 11 Maret 2011 baru-baru ini.

Gempa bumi yang berkekuatan 8,9 Skala Richter tersebut, memicu terjadinya tsunami dan memporak-porandakan pesisir timur negara tersebut. Selain itu, juga memicu terjadinya ledakan di instalasi nuklir negara yang bermata uang yen tersebut. Hal tersebut, menjadi sebuah pukulan besar bagi Jepang, yang dikenal sebagai salah satu negara yang paling siap menghadapi gempa bumi dan tsunami, di kawasan asia bahkan di dunia.

Seperti diberitakan berbagai media massa, terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda negara tersebut, menimbulkan keresahan dan kehawatiran ratusan warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi. Karena pada saat ini, sedikitnya terdapat 200 alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, yang sedang magang di berbagai industri di Jepang Selatan.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, Wahyuto, M.T. menjelaskan, ke-200 alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, yang sedang magang di berbagai industri di Jepang Selatan tersebut, selamat dari bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Negeri Sakura tersebut. Adapun ke-200 alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi yang sedang magang di berbagai industri di Jepang Selatan tersebut, berkat kerjasama SMK Negeri 1 Kota Sukabumi dengan Japan Indonesia Economy Centre (JIAEC), yang berpusat di Jakarta.

Dijelaskan pula, penyaluran alumni SMK Negeri 1 Sukabumi untuk magang di beberapa industri di Jepang tersebut, sudah berlangsung sejak tahun 2003 yang lalu, bekerja sama dengan JIAEC sebagai perwakilan lembaga pemerintah Jepang di Indonesia. Dengan demikian, selama kurun waktu delapan tahun ini, pihak SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, telah mengirimkan ribuan alumni, untuk melaksanakan magang di bebera industri di Jepang.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi mangatakan, pada saat bencana gempa bumi dan tsunami

Untuk itu, Kepala SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, menghimbau segenap warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, yang memiliki anak atau saudara, khususnya alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi yang sedang magang di berbagai industri di negara tersebut, supaya tenang dan bersyukur, karena ke-200 alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi tersebut, dalam keadaan sehat dan selamat. melanda negara tersebut, banyak warga masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, yang menanyakan kondisi ke-200 alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi tersebut. Setelah pihak SMK Negeri 1 Kota Sukabumi melakukan komunikasi dengan pihak JIAEC, didapat informasi, bahwa ke-200 alumni SMK Negeri 1 Kota Sukabumi tersebut, dalam keadaan sehat dan selamat.
 
 
Perusahaan Pengirim Bantah 122 Alumni SMK Sukabumi Hilang di Jepang
Tuesday, 15 March 2011

Jakarta - Direktur Utama PT Japan Economy Coorporation (JIAEC) Wahyu Yuliarso menyangkal kabar soal hilangnya 122 siswa alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Sukabumi, Jawa Barat yang tengah berada di Jepang. Menurutnya 122 siswa yang tengah magang di Jepang itu saat ini dalam keadaan selamat.

 
“Untuk 122 siswa alumni SMK 1 Sukabumi, semua termasuk ke dalam 1.183 yang dinyatakan selamat, makanya kami bingung jika ada berita yang memberitahukan bahwa ke 122 siswa itu dinyatakan hilang,” paparnya saat dihubungi www.today.co.id, Senin (14/3/2011).
 
Wahyu juga meminta agar berita yang menyebut 122 siswa tersebut hilang untuk diralat. “Dari total 1.186 orang yang bekerja di Jepang, sudah termasuk 122 siswa yang kami berangkatkan ke Sukabumi, dan tiga siswa yang hilang bukan dari SMK satu Sukabumi, melainkan dari SMK Cibadak, Sukabumi, jadi jika ada berita yang menyebut tentang 122 siswa hilang tolong diralat,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan, keberangkatan dan lama bekerja ke-122 siswa alumni SMK 1 Sukabumi tersebut dilakukan secara berkala. "Keberangkatannya dilakukan secara berkala jadi tidak langsung sebanyak 122 alumni. Lama bekerja di Jepang rata-rata selama 3 tahun," ungkapnya.
 
Menurutnya, ke-122 alumni SMK 1 Sukabumi tersebut tidak pernah bekerja di Miyagi, Jepang, sehingga tidak ada korban jiwa dari 122 alumni tersebut.
 
Sebelumnya, Kementerian luar Negeri (Kemlu) menyatakan pihaknya akan menelusuri keberadaan 122 siswa alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Sukabumi, Jawa Barat di Jepang yang hingga kini belum jelas nasibnya. Menurut Juru Bicara Kemlu, Michael Tene, pihaknya telah melaporkan perihal hilangnya 122 siswa alumni SMK Sukabumi tersebut ke KBRI di Jepang berdasarkan informasi yang diperoleh dari www.today.co.id.
 
"Sudah kita teruskan berita dari Today ke pihak KBRI kita di Jepang, nanti mereka yang akan menindaklanjuti laporan tersebut, karena mereka yang memiliki akses di sana. Pihak Kemlu tentunya akan terus berkoordinasi dan melakukan pengecekan jika sudah ada hasilnya nanti," ungkap Michael kepada www.today.co.id, Senin (14/3/2011).
 
Michael menegaskan setiap laporan mengenai keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Jepang akan segera ditindaklanjuti dengan segera. "Semua informasi pasti akan kita tindak lanjuti dengan cepat. Terlebih jika informasi tersebut lengkap maka akan lebih cepat untuk ditemukan," sambungnya.
 
Seperti diketahui, Saat terjadi gempa dan tsunami, 122 alumni SMK itu tengah magang kerja di sejumlah perusahaan ternama di Jepang. Menurut Kepala Sekolah SMK 1 Kota Sukabumi, Wahyuto, 122 alumni SMK 1 Sukabumi itu diberangkatkan ke Jepang melalui perusahaan PT Japan Economy Corperation (JIAEC) yang beralamat di Jakarta Barat.
(dip/ftr)
 
sumber : today.co.id
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 11 - 13 Dari 13
 
PT. JIAEC © 2015