Home
PT.JIAEC
Kantor Perwakilan YOGYAKARTA
Jl. Kaliurang  Km 12 Yogyakarta
email : yogya@yog.jiaec.co.id


PT. JIAEC
Kantor Pusat  JAKARTA
Ruko Tanjung Mas Raya
Jl. Merpati Mas Blok B-1 No.25
Tanjung Barat – Jakarta Selatan 12530

Telp. : (62-21) 78835566 - 7883 5577
Fax : (62-21) 7883 5588
Email : dokjkt@jkt.jiaec.co.id


PT. JIAEC
Kantor Perwakilan SURABAYA
Dukuh Kupang XXXI No 38-40
Surabaya 60225

Telp. (031) 563 1025

Telp/Fax.  (031) 563 1026
Email : jiaec.surabaya@sby.jiaec.co.id

 



PENGUMUMAN
 
 
SELEKSI REGULER 4 AGUSTUS 2014 DI PINDAH MENJADI 1 SEPTEMBER  2014


Motto : We Build Our Future



Monday, 04 May 2015

Who's Online

Saat ini ada 2 pengunjung yang online
Inilah Identitas 3 Orang WNI di Jepang yang Belum Diketahui Keberadaannya
Tuesday, 15 March 2011
Jakarta - Tiga orang trainee asal Indonesia hingga kini belum diketahui keberadaannya, pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan 9.0 Scala Richter di sebelah timur Jepang yang disusul dengan gelombang tsunami setinggi 10 meter.

 Berdasarkan informasi yang diterima www.today.co.id, Senin (14/3/2011), dari perusahaan yang memberangkatkan ke tiga WNI tersebut ke Jepang, PT Japan Indonesian Economic Center (PT JIAEC), ke tiga WNI yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat tersebut diantaranya:

 

  1.  Neng Silvi, Perempuan, tanggal lahir 16 Agustus 1991, nomor paspor T696117, alamat di Indonesia: Cibadak, Sukabumi
  2. Siti Silvia Harlena, Perempuan, tanggal lahir 29 Maret 1991, nomor paspor T696115, alamat di Indonesia: Cisaat, Sukabumi.
  3. Yuli Karlina, Perempuan, tanggal lahir 21 Juli 1990, nomor paspor T696116, alamat di Indonesia: Cibadak, Sukabumi.

 Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT JIAEC, Wahju Juliarso mengatakan, pihaknya maupun Japan Indonesian Association for Economic Cooperation (JIAEC) Japan telah kehilangan kontak, baik kepada ketiga trainee WNI tersebut maupun pihak perusahaan yang menerimanya di Jepang. 

 "Staff JIAEC Japan telah berusaha untuk mendatangi alamat perusahaan penerima, tetapi hingga saat ini belum berhasil untuk mencapai alamat tersebut," kata dia, Senin.

 Selain putusnya komunikasi, ia juga mengatakan, pihaknya terhambat pada langkanya ketersediaan bahan bakar di wilayah yang Jumat kemarin diterjang gelombang tsunami setinggi 10 meter itu. Selain itu, faktor terisolasinya daerah yang dituju karena terputusnya akses jalan serta banyaknya lumpur, reruntuhan bangunan dan kendaraan yang menutupi jalan juga menjadi kendala bagi pihaknya untuk menelusuri keberadaan ketiga trainee WNI itu.

 "Pihak JIAEC Japan juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang berkenaan dengan kondisi para Trainee JIAEC tersebut," tandasnya.

sumber : today.co.id

 
200 Alumni SMKN 1 Kota Sukabumi Selamat di Jepang
Sunday, 13 March 2011

SUKABUMI (Pos Kota) – Sedikitnya 200 alumni SMKN 1 Kota Sukabumi, Jawa Barat yang tengah magang di Jepang selatan dari amukan tsunami yang melanda negera tersebut, Jumat (11/3) lalu. Sebelumnya, para orangtua wali dan saudara mereka mencemaskan keadaan mereka.

Kepala SMKN 1 Sukabumi, Wahyuto mengakui ada sekitar 200 lulusan sekolahnya saat bencana tsunami berada di Jepang. Ratusan siswa itu bisa bekerja di Jepang, kata Wahyuot, berkat kerjasama pihak sekolah dengan Japan Indonesia Economy Centre (JIAEC) di Jakarta.

Diakui Wahyuyo, begitu musibah tsunamai menerjang negera Sakura itu, banyak orangtua dan saudara yang berada di Kota Sukabumi mempertanyakan kondisi siswa. Wahyuto bersyukur, dari informasi yang diperoleh dari JIAEC, sejumlah alumni sekolah kami dalam kondisi selamat.

“Awalnya kami juga cemas. Tapi kami bersyukur para alumni yang tersebar di berbagai industri di Jepang, selamat,” jelasnya.

Disebutkan Wahyuto, alumni SMKN 1 Sukabumi sudah dikirim kerja magang di Jepang sejak tahun 2003 silam. Penyaluran para alumni itu didasari kerjasama sekolahnya dengan JIAEC selaku perwakilan lembaga pemerintah Jepang di Indonesia. Selama hampir delapan tahun, ratusan alumni SMKN 1 Sukabumi pernah bekerja di Jepang.

“Alumni yang masih ada di Jepang saat ini tersisa sekitar 200 orang lagi. Alhamdulilah, mereka selamat. Dan kepada orangtua tidak usah khawatir lagi,” paparnya.

sumber : poskota.co.id

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 11 - 15 Dari 15
 
PT. JIAEC © 2015