Magang adalah Modal Karir Masa Depan
Saya Futucha, alumni magang PT JIAEC kepulangan 2020. Tujuan awal saya untuk magang ke Jepang sangat sederhana, yaitu ingin membantu perekonomian keluarga. Alhamdulillah, keinginan tersebut dapat terwujud hingga bisa membuka usaha kecil untuk orang tua saya. Namun, seiring berjalannya waktu saya menyadari bahwa dengan mengikuti program magang ini, manfaat yang saya dapatkan tidak hanya pada segi ekonomi. Saya belajar beradaptasi di lingkungan baru, bersosialisasi, memahami cara kerja tim bersama orang Jepang, dan tentu saja memperdalam bahasa Jepang dalam kehidupan sehari-hari.
Selama magang, saya menikmati kehidupan di pedesaan Jepang. Suasananya tenang, penduduknya ramah, dan lingkungannya penuh energi positif. Setiap pagi disapa anak-anak SD, bekerja bersama para kakek-nenek yang hangat, dan menikmati pemandangan sawah serta laut yang indah. Jauh dari hiruk-pikuk kota besar justru membuat saya merasa damai. Pengalaman paling berkesan adalah ketika saya dan rekan berkesempatan untuk mengikuti upacara Seijin Shiki (Hari Kedewasaan). Kami yang saat itu baru genap berusia 20 tahun, ikut merayakannya bersama pemuda Jepang lainnya. Saya masih ingat bagaimana semua mata tertuju pada kami karena dengan kompak kami sebagai orang Indonesia memakai kebaya yang seragam.
Selama di Jepang, saya tidak lupa untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Walaupun dengan cara yang terbilang sederhana seperti mengobrol dengan rekan perusahaan dan bersosialisasi dengan penduduk desa hingga ikut kegiatan seperti hanami, walaupun kebanyakan adalah orang tua, tapi cara tersebut sangat membantu saya meningkatkan kemampuan bahasa Jepang. Selain itu, saya juga sering mencoba pekerjaan baru di kaisha agar bisa belajar hal yang berbeda. Dari situ saya belajar mengenai kepekaan dan kerjasama tim yang bermanfaat hingga saat ini.
Setelah kembali ke Indonesia, saya mengikuti pelatihan komputer di Balai Latihan Kerja untuk menambah keterampilan. Namun di tengah persaingan yang ketat, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Saya pernah ditolak hanya karena usia saya saat itu lebih 2 bulan dari usia maksimal. Sangat menyedihkan, namun saya tidak menyerah dan terus mencoba. Selang beberapa waktu, melalui pasca magang PT JIAEC saya mendapatkan tawaran kerja dari anak perusahaan Jepang di Indonesia. Alhamdulillah, saya lolos dan bisa melanjutkan karir di Indonesia. Hingga saat ini saya sudah bertahan 4 tahun di perusahaan tersebut. Bekerja di bagian Marketing, banyak sekali pengalaman serta hal baru yang saya pelajari. Saya juga bersyukur, karena pengalaman magang merupakan modal besar. Karena itu, jangan sia-siakan waktu kalian di Jepang tanpa belajar.
Bagi saya, hidup adalah tentang keseimbangan. Bersenang-senang boleh, tapi kita harus selalu mengingat masa depan. Di mana pun kita melanjutkan hidup, baik di Jepang maupun di Indonesia, kita harus memiliki bekal. Kalau bisa, perdalam lagi kemampuan bahasa Jepangnya dan asah terus keterampilannya. Ingat, saat ini mungkin pekerjaan terasa menyenangkan dan masih ringan. Paling-paling hanya lelah atau pegal karena kita masih berstatus “magang”, sehingga banyak perusahaan memperlakukan kita dengan baik. Namun, kita belum benar-benar terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. Karena itu, perkuat juga mental kita. Kehidupan saat magang hanyalah sementara. Kehidupan yang sesungguhnya sedang menanti di depan. Jangan terlena ya, minna-san!
Narasumber : Futucha
Editor : Ririe Lovina Putri
Bagi perusahaan di Indonesia yang membutuhkan tenaga kerja terampil, disiplin, dan berpengalaman internasional, alumni Magang Jepang PT JIAEC siap menjadi mitra pengembangan SDM Anda.
Alumni kami telah dibekali keterampilan kerja, etos kerja Jepang, serta kemampuan adaptasi yang baik di lingkungan industri.
Hubungi PT JIAEC untuk mendapatkan informasi dan akses langsung kepada alumni Magang Jepang yang siap kerja dan siap berkontribusi.
Email : info@jiaec.co.id
Whatsapp : 0852 8280 1850
Telp : (021) 2984 1692 / 2984 1695